Masukkan sawi hijau dan daun bawang ke dalam tumisan, aduk rata hingga sayuran agak layu. Tambahkan bumbu bawaan mie instan, kecap asin, serta merica. Masukkan mie yang sudah Anda tiriskan sebelumnya. Aduk semua bahan hingga bumbu merata sempurna. Koreksi rasa dan sajikan selagi hangat sebagai menu sahur andalan keluarga.
3. Martabak Mie Panggang: Camilan Berat Kaya Serat
Resep ketiga ini menawarkan cara berbeda dalam menikmati mie instan. Alih-alih mengonsumsinya secara konvensional, Anda bisa mengolahnya menjadi "martabak" panggang yang kaya akan parutan wortel dan daging ayam cincang.
Bahan-bahan:
1 bungkus mie instan
2 batang wortel (parut kasar dengan parutan keju)
100 gram daging ayam cincang
2 batang daun bawang seledri (iris halus)
2 butir telur ayam (kocok lepas)
Penyedap rasa ayam secukupnya
Minyak goreng untuk mengoles cetakan
Cara Membuat:
Rebus mie instan sampai matang, lalu buang airnya dan tiriskan. Siapkan wadah besar, lalu campurkan mie dengan parutan wortel, daging ayam cincang, irisan daun bawang seledri, dan kocokan telur. Tambahkan bumbu mie instan serta sedikit penyedap rasa tambahan untuk memperkuat aroma.
Siapkan teflon atau cetakan martabak mini, olesi dengan sedikit minyak. Tuangkan adonan mie dan masak menggunakan api kecil. Tutup teflon agar bagian dalam daging ayam matang sempurna. Balik adonan secara perlahan hingga kedua sisi berwarna cokelat keemasan. Menu ini tidak hanya lezat, tetapi juga praktis karena mengandung karbohidrat, protein, dan sayuran dalam satu gigitan.
Dengan mempraktikkan tiga resep di atas, Anda tidak perlu lagi khawatir kekurangan nutrisi saat bersantap sahur dengan mie instan. Pastikan Anda juga mengonsumsi air putih yang cukup agar hidrasi tubuh tetap terjaga selama menjalani ibadah puasa. Selamat mencoba(*).