Religi . 03/03/2026, 14:16 WIB

Tata Cara Shalat Gerhana Bulan Total: Lengkap dengan Niat dan Hukumnya

Penulis : Ari Nur Cahyo  |  Editor : Ari Nur Cahyo

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لله تَعَالَى 

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah SWT."

2. Membaca Doa Iftitah, Ta’awudz, dan Al-Fatihah

Setelah takbir, bacalah doa iftitah sebagaimana shalat pada umumnya. Kemudian, lanjutkan dengan membaca Ta'awudz dan surat Al-Fatihah.

3. Membaca Surat Al-Qur'an secara Lantang (Jahr)

Berbeda dengan shalat gerhana matahari, shalat gerhana bulan disunnahkan untuk mengeraskan suara (jahr) saat membaca surat Al-Qur'an. Bacalah surat yang cukup panjang sesuai hafalan Anda.

4. Rukuk Pertama dan I'tidal

Lakukan rukuk pertama dengan durasi yang lebih lama dari shalat biasa. Setelah itu, bangkitlah untuk melakukan i'tidal.

5. Membaca Al-Fatihah dan Surat Kedua

Setelah i'tidal pertama, jangan langsung sujud. Anda harus berdiri kembali untuk membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Qur'an kedua. Pilihlah surat yang sedikit lebih pendek daripada surat pada poin sebelumnya.

6. Rukuk Kedua dan I'tidal Kedua

Lakukan rukuk untuk kedua kalinya dalam rakaat yang sama. Durasi rukuk kedua ini biasanya lebih singkat daripada rukuk pertama. Setelah itu, bangkitlah kembali untuk i'tidal yang kedua.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com