Trend . 12/03/2026, 12:37 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Beberapa studi kesehatan pencernaan menunjukkan bahwa makan dengan perlahan dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih efisien serta mengurangi risiko gangguan lambung.
Stres sering dianggap hanya berhubungan dengan kondisi mental, tetapi dampaknya juga dapat dirasakan oleh sistem pencernaan. Ketika seseorang mengalami stres, tubuh akan melepaskan hormon tertentu yang dapat memengaruhi produksi asam lambung.
Penelitian dalam bidang psikogastroenterologi menunjukkan bahwa stres kronis dapat memperburuk gejala gastritis dan meningkatkan sensitivitas lambung. Hal ini menjelaskan mengapa sebagian orang mengalami nyeri lambung saat menghadapi tekanan emosional.
Mengelola stres melalui aktivitas relaksasi seperti olahraga ringan, meditasi, atau tidur yang cukup dapat membantu menjaga kesehatan lambung.
Kebiasaan berbaring segera setelah makan juga dapat memicu gangguan lambung. Ketika tubuh berada dalam posisi horizontal, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Kondisi ini sering dikaitkan dengan refluks asam lambung atau gastroesophageal reflux disease. Gejalanya bisa berupa rasa panas di dada, mual, dan rasa tidak nyaman di perut bagian atas.
Para ahli kesehatan biasanya menyarankan untuk menunggu setidaknya dua hingga tiga jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur. Posisi duduk atau berjalan ringan setelah makan dapat membantu proses pencernaan berlangsung lebih baik.
Maag yang sering kambuh tidak selalu disebabkan oleh penyakit serius, tetapi sering berkaitan dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang sehat. Telat makan, konsumsi makanan pemicu asam lambung, makan terlalu cepat, stres berlebihan, serta kebiasaan berbaring setelah makan merupakan beberapa faktor yang dapat memperburuk kondisi lambung.
Berbagai penelitian medis menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Dengan memperbaiki pola makan, mengatur jadwal makan secara teratur, serta mengelola stres dengan baik, risiko kambuhnya maag dapat dikurangi secara signifikan.
Kesadaran terhadap kebiasaan sehari-hari menjadi langkah sederhana namun efektif dalam menjaga kesehatan lambung. Pendekatan ini juga sejalan dengan rekomendasi medis modern yang menekankan pentingnya pencegahan melalui gaya hidup sehat.
Referensi:
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media