Kuliner . 05/04/2026, 09:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Tidak bisa dipungkiri, jengkol adalah bahan makanan yang “kontroversial”. Ada yang sangat menyukai, ada juga yang menghindari karena aromanya.
Namun bagi pecinta masakan Minang, aroma ini justru bagian dari karakter. Seperti ungkapan yang sering terdengar, “Kalau belum bau, belum jengkol namanya.”
Di sinilah daya tariknya—bukan sekadar rasa, tapi identitas.
Agar hasilnya maksimal, beberapa tips berikut bisa diterapkan:
Dengan cara ini, jengkol balado akan terasa lebih kaya dan “nagih”.
Biasanya karena proses perendaman dan perebusan kurang maksimal.
Sekitar 30–45 menit, tergantung tingkat kematangan jengkol.
Bisa, bahkan rasanya sering lebih enak keesokan harinya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media