Trend . 07/08/2026, 07:43 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Transformasi digital juga berdampak pada layanan pos. Pengiriman dokumen fisik kini semakin banyak beralih ke format digital.
Di sisi lain, proses logistik juga mulai memanfaatkan otomatisasi sehingga kebutuhan tenaga untuk menyortir maupun mengantar dokumen secara manual berpotensi menurun.
Sejumlah hotel dan kantor modern mulai menerapkan sistem check-in otomatis. Bahkan, beberapa tempat sudah menggunakan robot untuk menyambut tamu.
Teknologi tersebut menawarkan proses yang lebih cepat sekaligus mengurangi interaksi langsung dengan petugas resepsionis.
Perkembangan kendaraan otonom membuat profesi sopir taksi dan truk ikut menjadi sorotan. Mobil tanpa pengemudi kini bukan lagi sekadar konsep.
Perusahaan seperti Tesla telah menguji coba kendaraan otonom. Selain itu, proses pengiriman barang juga mulai memanfaatkan drone serta robot pengantar untuk mendukung distribusi.
Platform penerjemah berbasis AI kini menawarkan tingkat akurasi yang semakin tinggi, khususnya untuk kebutuhan penerjemahan sederhana maupun teks sehari-hari.
Kemampuan tersebut membuat sebagian pekerjaan penerjemahan dasar berpotensi beralih ke sistem otomatis, terutama untuk kebutuhan yang tidak memerlukan analisis bahasa secara mendalam.
Teknologi keamanan juga mengalami perkembangan pesat. Kamera pintar, sensor modern, serta sistem pengawasan berbasis AI mulai digunakan di berbagai sektor.
Pemanfaatan teknologi tersebut diperkirakan dapat mengurangi kebutuhan tenaga keamanan pada sejumlah jenis pekerjaan yang bersifat rutin.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media