Trend . 18/08/2026, 08:17 WIB
Lolos Langsung Jadi CPNS! Ini Panduan Lengkap Pendaftaran SPCP IPDN 2026
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) resmi membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN 2026. Pendaftaran berlangsung mulai 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN.
Pada rekrutmen tahun ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menargetkan penerimaan lebih dari 1.400 praja baru dari seluruh wilayah Indonesia. Kesempatan ini juga menarik karena peserta yang lolos nantinya dapat langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Ketentuan seleksi IPDN 2026 tercantum dalam Surat Edaran Nomor 800.1.2.2/5875/SJ tentang Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN 2026. Karena itu, calon peserta perlu mencermati persyaratan administrasi dan rangkaian tahapan seleksi sebelum mendaftar.
Syarat Pendaftaran IPDN 2026
Calon peserta yang ingin mengikuti SPCP IPDN 2026 wajib memenuhi sejumlah persyaratan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun per 1 Januari 2026
- Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita
- Lulusan SMA/MA. Lulusan SMK dan program Paket C tidak dapat mendaftar
- Memiliki rata-rata nilai ijazah minimal 73,00
- Khusus pendaftar dari Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya, rata-rata nilai ijazah minimal 65,00
- Memiliki nilai mata pelajaran Bahasa Inggris minimal 75,00 pada ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), kecuali pendaftar dari enam provinsi Papua tersebut
- Lulusan sekolah luar negeri wajib melampirkan surat penyetaraan dari kementerian pendidikan
- Lulusan tahun 2026 yang belum menerima ijazah dapat menggunakan SKL nilai akhir kelas XII yang ditandatangani kepala sekolah dan dibubuhi stempel basah
- Berdomisili minimal 1 tahun di kabupaten/kota pada provinsi tempat mendaftar
- Membuktikan domisili menggunakan Kartu Keluarga dan KTP-el atau Kartu Identitas Anak (KIA)
- Peserta dengan masa domisili kurang dari 1 tahun tetap dapat mendaftar jika bersekolah SMA/MA di wilayah tersebut
- Peserta juga mendapat pengecualian masa domisili jika orang tua kandung lahir di wilayah setempat
- Pengecualian berlaku jika orang tua kandung sedang bertugas di lokasi pendaftaran, dengan bukti surat penempatan kerja
- Pendaftar Orang Asli Papua (OAP) wajib menyiapkan Surat Keterangan OAP dari Majelis Rakyat Papua
- Menyiapkan Pakta Integritas 2026
- Memiliki surat elektronik (email) aktif
- Menyiapkan pasfoto berwarna ukuran 4x6 cm dengan latar belakang merah
- Pasfoto menggunakan kemeja putih polos lengan panjang dan tanpa kacamata
- Tidak memiliki riwayat pidana
- Tidak memiliki tato
- Khusus pria, tidak bertindik atau memiliki bekas tindik, kecuali karena adat atau agama
- Tidak menggunakan kacamata atau memiliki mata minus
- Belum pernah menikah
- Khusus wanita, belum pernah hamil atau melahirkan
- Tidak pernah diberhentikan secara tidak hormat dari IPDN maupun perguruan tinggi lain
- Peserta yang dinyatakan lulus wajib menandatangani kesediaan untuk diangkat sebagai CPNS/PNS
- Bersedia ditempatkan di seluruh kampus IPDN maupun wilayah NKRI
- Bersedia tidak menikah selama masa pendidikan
- Wajib menaati tata kehidupan praja
- Peserta harus memastikan seluruh dokumen yang diserahkan sesuai ketentuan karena pelanggaran dokumen atau pengunduran diri setelah dinyatakan lulus dapat dikenakan sanksi penggantian biaya seleksi ke kas negara
Jadwal Seleksi IPDN 2026
Setelah pendaftaran online pada 18-30 Agustus 2026, peserta akan mengikuti rangkaian seleksi yang berlangsung hingga November 2026.
Berikut jadwal lengkapnya:
- Pendaftaran online: 18-30 Agustus 2026
- Verifikasi dokumen: 18 Agustus-1 September 2026
- Pengumuman verifikasi dokumen: 2-3 September 2026
- Masa sanggah: 4-5 September 2026
- Jawab masa sanggah: 4-6 September 2026
- Pengumuman pasca masa sanggah: 7-8 September 2026
- Pembayaran biaya SKD: 11-15 September 2026
- Pengumuman jadwal SKD: 18-21 September 2026
- Pelaksanaan SKD: 22 September-7 Oktober 2026
- Pengumuman hasil SKD: Oktober 2026
- Verifikasi faktual tahap 1 dan gladi bersih tes Bahasa Inggris: Oktober 2026
- Tes Bahasa Inggris: Oktober 2026
- Pengumuman verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi tahap 1 dan tes Bahasa Inggris: Oktober 2026
- Tes kesehatan tahap 1: Oktober 2026
- Pengumuman hasil tes kesehatan: Oktober 2026
- Gladi tes psikologi, integritas dan kejujuran: Oktober 2026
- Pengumuman hasil tes psikologi, integritas, dan kejujuran: Oktober 2026
- Penerimaan peserta dan verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi tahap 2: Oktober-November 2026
- Tes kesehatan tahap 2: Oktober-November 2026
- Tes kesamaptaan dan antropometri: Oktober-November 2026
- Pengumuman hasil kelulusan akhir: November 2026
- Registrasi calon praja: November 2026
Dengan target penerimaan lebih dari 1.400 praja baru dan pendaftaran yang berlangsung dalam waktu terbatas, calon peserta perlu segera mengecek kelengkapan dokumen sebelum batas akhir 30 Agustus 2026.