Trend . 31/08/2026, 12:19 WIB

Tips Wawancara User BUMN: Kuasai 3 Hal Ini agar Lolos!

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Wawancara user BUMN menjadi salah satu tahap yang perlu Anda persiapkan dengan serius. Pasalnya, pada tahap ini, user yang biasanya merupakan calon atasan langsung seperti manajer atau supervisor ingin melihat lebih jauh kemampuan, pengalaman, serta kecocokan Anda dengan posisi yang tersedia.

Secara umum, wawancara user BUMN berfokus pada tiga hal utama, yakni kompetensi teknis, kecocokan kerja, dan pemahaman terhadap nilai dasar BUMN. Karena itu, Anda perlu menyiapkan jawaban yang konkret dan tetap sesuai dengan pengalaman pribadi.

Agar tidak salah langkah, simak beberapa cara berikut.

1. Siapkan Jawaban untuk Pertanyaan Teknis dan Pengalaman Kerja

Pertanyaan teknis menjadi salah satu bagian penting dalam wawancara user BUMN. User ingin mengetahui apakah kandidat benar-benar menguasai keterampilan yang berkaitan dengan posisi yang dilamar.

Karena itu, jangan hanya menyebutkan kemampuan yang Anda miliki. Jelaskan juga tugas atau proyek relevan yang pernah Anda tangani.

Agar jawaban lebih terstruktur, Anda dapat menggunakan metode STAR, yakni Situation, Task, Action, dan Result.

Dengan metode ini, Anda bisa menjelaskan pengalaman secara konkret. Mulailah dengan situasi yang Anda hadapi, kemudian jelaskan tugas yang harus diselesaikan. Setelah itu, uraikan tindakan yang Anda lakukan hingga akhirnya sampaikan hasilnya.

2. Pahami Nilai AKHLAK BUMN

Selain kompetensi teknis, kandidat juga perlu memahami budaya kerja BUMN. Salah satu hal penting yang perlu Anda kuasai adalah nilai AKHLAK, yaitu Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Jangan berhenti pada hafalan enam nilai tersebut. Dalam wawancara, kaitkan nilai AKHLAK dengan pengalaman nyata yang pernah Anda jalani.

Misalnya, ketika user menanyakan pengalaman bekerja dalam tim, Anda dapat menghubungkannya dengan nilai kolaboratif. Begitu pula ketika menghadapi perubahan atau tuntutan pekerjaan, pengalaman tersebut dapat Anda kaitkan dengan nilai adaptif.

3. Bersiap Menghadapi Studi Kasus dan Pertanyaan Pemecahan Masalah

User juga dapat menguji cara berpikir kandidat melalui studi kasus atau pertanyaan terkait masalah pekerjaan.

Pertanyaan semacam ini bertujuan melihat bagaimana Anda menghadapi tekanan, kendala, atau situasi yang membutuhkan keputusan.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com