Golden Period Serangan Jantung, Mengapa Pertolongan Cepat Sangat Penting?
Serangan jantung merupakan kondisi darurat medis yang tidak memberikan banyak waktu untuk menunggu. Ketika aliran darah menuju sebagian otot jantung berkurang
Karena itu, golden period tidak seharusnya dipahami sebagai alasan untuk menunggu selama beberapa jam. Gejala yang mengarah pada serangan jantung justru perlu dianggap sebagai keadaan darurat sejak awal.
Pedoman American Heart Association mengenai nyeri dada menekankan bahwa pasien dengan nyeri dada akut atau gejala yang setara perlu segera mencari pertolongan medis sehingga penyebab yang mengancam jiwa dapat dikenali atau disingkirkan secepat mungkin.
Gejala Serangan Jantung Tidak Selalu Hanya Nyeri Dada
Gambaran klasik serangan jantung adalah nyeri atau tekanan berat di bagian tengah dada. Namun, manifestasinya dapat lebih beragam.
American Heart Association mencantumkan sejumlah gejala yang dapat ditemukan pada acute coronary syndrome, termasuk rasa sakit atau tidak nyaman di dada, sesak napas, pusing, mual atau muntah, serta rasa sakit pada rahang, leher, punggung, lengan, atau bahu.
Baca Juga
Keringat berlebihan dan jantung berdebar juga dapat menyertai kondisi tersebut.
Pada sebagian orang, gejalanya bahkan tidak terlalu dramatis. Hal ini dapat membuat seseorang menunda pergi ke rumah sakit karena menganggap keluhannya hanya akibat kelelahan, gangguan lambung, atau masalah otot.
Penundaan tersebut menjadi masalah karena seseorang tidak dapat memastikan sendiri apakah nyeri dada merupakan serangan jantung hanya berdasarkan berat-ringannya rasa sakit.
Apa yang Dilakukan Rumah Sakit?
Setelah pasien tiba di fasilitas kesehatan, tenaga medis akan melakukan evaluasi untuk menentukan penyebab keluhan dan jenis gangguan jantung yang terjadi.
Baca Juga
Pemeriksaan dapat mencakup elektrokardiogram atau EKG, pemeriksaan darah seperti troponin, evaluasi tanda vital, riwayat gejala, serta pemeriksaan lainnya sesuai kondisi pasien.
High-sensitivity cardiac troponin digunakan sebagai biomarker penting untuk mendeteksi cedera otot jantung. Hasil pemeriksaan tersebut akan dinilai bersama temuan klinis lainnya.
Pada jenis serangan jantung tertentu, terutama STEMI akibat sumbatan akut arteri koroner, membuka kembali aliran darah merupakan prioritas utama.
Salah satu metode yang digunakan adalah primary percutaneous coronary intervention atau PCI. Dalam prosedur ini, kateter digunakan untuk mencapai pembuluh koroner yang bermasalah, kemudian aliran darah dipulihkan, sering kali disertai pemasangan stent sesuai indikasi.
European Society of Cardiology juga menempatkan kecepatan reperfusi sebagai bagian penting dalam penanganan STEMI. Dalam situasi tertentu ketika PCI primer tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu yang direkomendasikan, terapi fibrinolitik dapat menjadi pilihan pada pasien yang memenuhi kriteria.