Tips Membuat Taman Belakang Rumah dengan Anggaran Terbatas
Taman belakang rumah dapat menjadi ruang tambahan yang membuat hunian terasa lebih sejuk dan nyaman. Area yang sebelumnya hanya berupa tanah kosong
fin.co.id - Taman belakang rumah dapat menjadi ruang tambahan yang membuat hunian terasa lebih sejuk dan nyaman. Area yang sebelumnya hanya berupa tanah kosong atau tempat menyimpan barang bahkan bisa diubah menjadi tempat bersantai tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Membuat taman dengan anggaran terbatas bukan berarti mengorbankan tampilan. Kuncinya justru terletak pada perencanaan, pemanfaatan material yang sudah tersedia, serta pemilihan tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan.
Bahkan, taman sederhana dengan beberapa tanaman, jalur pijakan, dan tempat duduk dapat memberikan perubahan cukup besar pada suasana halaman belakang.
Tentukan Fungsi Taman Sebelum Mulai Berbelanja
Kesalahan yang cukup sering terjadi ketika membuat taman adalah membeli tanaman dan dekorasi terlebih dahulu tanpa memiliki konsep yang jelas.
Baca Juga
Sebelum mengeluarkan uang, tentukan fungsi utama taman belakang. Apakah taman akan digunakan sebagai tempat bersantai, area bermain anak, tempat menanam sayuran, atau sekadar ruang hijau?
Fungsi tersebut akan menentukan kebutuhan taman.
Jika tujuannya hanya menyediakan tempat bersantai, misalnya, taman mungkin hanya membutuhkan beberapa tanaman peneduh, area pijakan, dan satu bangku sederhana. Tidak perlu memenuhi seluruh halaman dengan berbagai dekorasi.
Perencanaan juga dapat mencegah pembelian tanaman yang akhirnya mati karena tidak sesuai dengan kondisi cahaya maupun tanah.
Manfaatkan Tanaman yang Sudah Ada
Baca Juga
Tidak semua taman harus dibuat dari nol. Jika halaman belakang sudah memiliki pohon, semak, atau tanaman lain yang masih sehat, pertahankan tanaman tersebut.
Tanaman yang sudah tumbuh biasanya telah beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat. Mempertahankannya juga dapat menghemat biaya membeli tanaman baru.
United States Environmental Protection Agency atau EPA melalui WaterSense menjelaskan bahwa tanaman yang sesuai dengan iklim dan kondisi tanah setempat dapat membantu menciptakan lanskap yang lebih efisien dalam penggunaan air.
Prinsip tersebut juga relevan untuk menekan biaya perawatan taman dalam jangka panjang.