Trend

Tips Membuat Taman Belakang Rumah dengan Anggaran Terbatas

Taman belakang rumah dapat menjadi ruang tambahan yang membuat hunian terasa lebih sejuk dan nyaman. Area yang sebelumnya hanya berupa tanah kosong

Tips Membuat Taman Belakang Rumah dengan Anggaran Terbatas
Taman Belakang Rumah, Ilustrasi: DALL·E 3

Harga tanaman ketika pertama kali dibeli bukan satu-satunya biaya yang perlu diperhitungkan.

Tanaman yang membutuhkan banyak air, pupuk, pestisida, atau perawatan khusus dapat membuat biaya taman terus bertambah.

Karena itu, pilih tanaman yang cocok dengan kondisi halaman belakang rumah. Perhatikan berapa lama area tersebut mendapatkan sinar matahari setiap hari, kelembapan tanah, hingga kemampuan drainasenya.

Tanaman yang menyukai cahaya matahari tentu tidak ideal jika ditempatkan di sudut halaman yang hampir sepanjang hari teduh.

EPA menyebut tanaman asli daerah atau tanaman yang sesuai dengan kondisi regional umumnya dapat membutuhkan lebih sedikit tambahan air setelah tumbuh dengan baik.

Gunakan Pot dan Barang Lama

Taman beranggaran terbatas juga dapat memanfaatkan barang yang sebenarnya sudah tersedia di rumah.

Pot lama dapat dicat ulang. Rak kayu yang tidak digunakan bisa dijadikan tempat tanaman. Ember atau wadah tertentu juga dapat dimanfaatkan kembali sebagai tempat tanaman selama materialnya aman dan memiliki lubang drainase yang memadai.

Pendekatan seperti ini bukan hanya mengurangi biaya, tetapi juga dapat memberikan karakter pada taman.

Namun, hindari memenuhi taman dengan terlalu banyak barang bekas. Pilih beberapa benda yang memang masih layak sehingga taman tetap terlihat rapi.

Jangan Memaksakan Seluruh Area Menggunakan Rumput

Hamparan rumput memang membuat halaman terlihat hijau, tetapi rumput juga membutuhkan perawatan.

Pemotongan, penyiraman, pemupukan, dan perbaikan bagian yang rusak dapat menambah biaya dalam jangka panjang.

Untuk menghemat anggaran, rumput dapat digunakan hanya pada bagian tertentu. Area lainnya dapat menggunakan batu kerikil, batu pijakan, tanaman penutup tanah, atau bedeng tanaman.

Pendekatan tersebut juga menciptakan variasi tekstur sehingga taman tidak terlihat monoton.

Berita Terkait