Trend . 22/10/2026, 14:58 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Proposal harus memuat ide peliputan orisinal yang sesuai dengan tema kompetisi. Ide tersebut belum pernah dan tidak sedang diikutsertakan dalam kompetisi atau beasiswa liputan lain.
Panitia juga tidak menerima proposal yang mengandung unsur saduran, terjemahan, atau plagiarisme. Selama proses peliputan, peserta wajib mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan menerapkan prinsip jurnalisme yang bertanggung jawab.
Peserta harus memublikasikan karya melalui media atau platform yang mereka cantumkan dalam proposal. Karena itu, jurnalis perlu merancang ide peliputan sekaligus mempertimbangkan rencana publikasinya sejak awal.
Tanoto Foundation telah menetapkan rangkaian kegiatan yang dimulai pada Oktober dan berlanjut hingga Desember 2026.
Berikut jadwal lengkapnya:
Calon peserta dapat mengikuti sesi pembekalan daring dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui tautan bit.ly/2026KompetisiJurnalistikTF.
Jurnalis yang memenuhi persyaratan dapat mengakses informasi resmi mengenai Kompetisi Karya Jurnalistik Pendidikan 2026 melalui situs Tanoto Foundation.
Berikut kanal informasi dan pendaftaran yang tersedia:
Dengan total dukungan pendanaan Rp100 juta untuk 20 proposal terpilih, kompetisi ini menjadi peluang bagi jurnalis untuk mengembangkan liputan pendidikan yang lebih mendalam dan berdampak.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media