Trend . 10/02/2024, 07:20 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
2. Angpao harus diberikan pada yang belum menikah, adik, sepupu, dan pada keponakan yang lebih tua yang belum menikah.
3. Kerabat tunggal tidak harus memberikan angpao pada yang lebih muda.
4. Perhatikan nominal angka: Hindari memberikan uang dalam jumlah berangka 4, misal Rp400.000 atau Rp4 juta, dan seterusnga. Angka 4 dalam bahasa China terdengar seperti kematian dan ini dianggpa sebagai suatu yang membawa kesialan.
5. Amplop Angpao Harus Berwarna Merah. Amplop yang digunakan untuk memberi angpao haruslah merah dan terdapat nuansa merah. Angpao berwarna merah ini menjadi lambang keberkahan dan keberuntungan bagi siapa yang menerima maupun memberikannya.
6. Jangan Nominal Ganjil. Selain tidak boleh angka 4, Anda juga harus menghindari nominal ganjil. Disarankan untuk menggunakan nominal genap seperti angka 8 yang berarti kemakmuran, keberuntungan dan kesejahteraan tak berujung.
BACA JUGA:
Etika Menerima Angpao Imlek
1. Selalu terima angpao dengan kedua tangan, karena tidak sopan menerima angpao hanya dengan satu tangan.
2. Saat menerima angpao merah, harus mengucapkan terima kasih dan menyapa pemberi angpao dengan kalimat yang menyenangkan dan penuh harapan. Kalimat yang bisa diucapkan misalnya, Gong Xi Fa Cai yang artinya kebahagiaan dan kemakmuran.
3. Jangan pernah buka angpao di depan orang yang memberikan ya! Disarankan buka angpao di tempat yang pribadi, seperti di kamar.
4. Yang boleh menerima hanya anak-anak, orang dewasa muda yang belum menikah, Orang tua, dan karyawana. Sedangkan yang memberi angpao harus sudah menikah atau berkeluarga.
5. Angpao harus diterima langsung, tidak boleh dititpkan selama 14 hari mulai dari Tahun Baru Imlek
Demikian informasi etika menerima angpao saat Tahun Baru Imlek, semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media