Trend . 13/03/2025, 09:31 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Bayi Perempuan: Mengidam makanan manis seperti cokelat atau es krim sering dikaitkan dengan bayi perempuan.
Bayi Laki-Laki: Keinginan untuk mengonsumsi makanan asin atau asam dianggap sebagai tanda mengandung bayi laki-laki.
Bayi Perempuan: Pusar yang menonjol ke dalam dianggap sebagai tanda mengandung bayi perempuan.
Bayi Laki-Laki: Pusar yang menonjol ke luar sering dikaitkan dengan bayi laki-laki.
Namun, perubahan pada pusar lebih disebabkan oleh pertumbuhan rahim dan tekanan pada dinding perut, bukan jenis kelamin janin.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan tingkat kortisol (hormon stres) yang lebih tinggi sebelum konsepsi cenderung mengandung bayi perempuan.
Penelitian lain menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengandung bayi laki-laki cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori dibandingkan dengan yang mengandung bayi perempuan.
Sebagian besar tanda-tanda di atas didasarkan pada mitos dan kepercayaan populer tanpa dukungan ilmiah yang kuat. Satu-satunya cara yang akurat untuk mengetahui jenis kelamin bayi adalah melalui pemeriksaan medis seperti USG pada usia kehamilan tertentu. Oleh karena itu, penting untuk tidak sepenuhnya bergantung pada tanda-tanda tersebut dalam menentukan jenis kelamin janin. (*)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media