Otomotif . 15/05/2025, 15:54 WIB
Penulis : Sigit Nugroho | Editor : Sigit Nugroho
Hino dikenal tangguh di berbagai kondisi jalan, baik lintas Sumatra yang bergelombang, jalur Pantura yang padat, hingga rute pegunungan di Jawa Tengah.
Sasis bus Hino (Dok. Hino Indonesia)
Namun, sasis bus Hino juga memiliki beberapa kelemahan yang sering dikeluhkan:
Karena suspensinya cenderung kaku, beberapa penumpang mengeluhkan rasa kurang nyaman, terutama saat melintasi jalan bergelombang. Ini menjadi poin minus untuk bus kelas premium.
Seperti dikutip dari Autofun Indonesia, bus Hino belum mengadopsi teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) secara penuh seperti Mercedes-Benz atau Scania. Fitur seperti lane assist dan cruise control masih jarang ditemukan.
Beberapa karoseri mengakui bahwa konfigurasi tertentu sulit dioptimalkan jika menggunakan sasis Hino, terutama untuk tipe double decker atau sleeper premium.
Jadi, Pilih Hino atau Tidak?
Mengetahui kelebihan dan kekurangan sasis bus Hino tentu membantu kamu dalam menentukan pilihan. Jika kamu mencari sasis tangguh, hemat, dan mudah dirawat untuk rute antar kota atau pariwisata, Hino adalah pilihan realistis.
Tapi jika kamu mengincar pengalaman berkendara super nyaman, fitur keselamatan canggih, atau ingin membangun armada luxury, mungkin perlu mempertimbangkan alternatif sasis dari Eropa.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media