Otomotif . 12/07/2025, 17:58 WIB

Toyota Minta Relaksasi TKDN Hybrid, Menperin Buka Peluang, Chery Nilai Aturan Sudah Realistis

Penulis : Sigit Nugroho  |  Editor : Sigit Nugroho

“Program LCGC terbukti berhasil meningkatkan kepemilikan kendaraan masyarakat dan mendukung industri otomotif nasional,” tegas Agus.

Dengan keberlanjutan program ini, Agus optimistis industri otomotif dalam negeri akan memperoleh kepastian jangka panjang untuk terus mengembangkan kendaraan hemat energi sekaligus menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Chery Nilai Aturan TKDN Sudah Realistis

Tidak hanya Toyota yang angkat bicara soal TKDN, pabrikan otomotif asal Tiongkok, Chery, juga memberikan tanggapan. Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia, Rifkie Setiawan, menilai syarat minimum TKDN yang diterapkan pemerintah Indonesia sudah sangat realistis.

“Tidak hanya memberikan stimulus pasar tentang mobil dengan energi terbarukan dan kami mengapresiasi upaya pemerintah tersebut untuk juga membangun produktivitas pendukung dari ekosistem proses produksi,” jelas Rifkie.

Rifkie menyebutkan bahwa insentif yang diberikan pemerintah sejauh ini sudah efektif. Namun, ia mengusulkan agar pemerintah bisa mempertimbangkan insentif tambahan, khususnya pada tarif pajak bagi mobil hybrid yang berperan sebagai kendaraan transisi ke New Energy Vehicle (NEV). Menurutnya, insentif pajak perlu disesuaikan dengan kontribusi kendaraan tersebut dalam mengurangi emisi karbon.

“Untuk saat ini belum ada, mungkin nanti akan ada pembahasan ini kalau kami diberikan waktu saat ada pertemuan dengan Kementerian Industri yang biasa dilakukan sebelum ajang GIIAS berlangsung,” ungkap Rifkie.

Industri Otomotif Butuh Kepastian Kebijakan

Pernyataan dari Toyota dan Chery memperlihatkan bagaimana pelaku industri otomotif menaruh perhatian besar pada regulasi TKDN dan kebijakan insentif pemerintah. Sebab, kepastian aturan menjadi kunci dalam mengundang investasi baru serta memastikan keberlanjutan industri otomotif nasional yang ramah lingkungan.

Langkah pemerintah yang terbuka untuk diskusi dan evaluasi kebijakan seperti relaksasi TKDN diharapkan menjadi jalan tengah agar industri otomotif Indonesia semakin kompetitif sekaligus berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca. (Bianca Khairunnisa)

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com