Trend . 25/11/2025, 16:54 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
“Lihatlah perilaku sebagai pesan, bukan ancaman. Intinya bukan memanjakan, tetapi menciptakan ruang aman tempat anak merasa dihargai,” tegasnya.
Dengan kata lain, gentle teaching tidak mengurangi ketegasan guru. Pendekatan ini justru membantu guru mengarahkan anak dengan cara yang lebih manusiawi dan efektif, tanpa menciptakan ketakutan.
Meski manfaatnya jelas, penerapan gentle teaching tidak selalu mudah. Ada beberapa hambatan yang sering terjadi di sekolah:
Tantangan ini membuat penerapan gentle teaching perlu dukungan menyeluruh dari sekolah, mulai dari kebijakan internal hingga pelatihan guru.
Dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan mental anak, gentle teaching berpotensi menjadi standar baru dalam proses belajar-mengajar di Indonesia.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media