Trend . 24/12/2025, 16:59 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Ini adalah fase yang paling menantang. Sebelum menstruasi kembali dimulai, kadar progesteron melonjak tinggi. Hal ini menyebabkan kelenjar minyak bekerja sangat aktif, yang sering kali berujung pada munculnya jerawat hormonal, terutama di area rahang dan dagu.
Selain itu, peningkatan progesteron menyebabkan kulit membengkak dan menekan pori-pori, sehingga minyak terjebak di dalamnya. Untuk mengatasi hal ini, gunakan bahan aktif seperti salicylic acid atau benzoyl peroxide untuk melawan bakteri penyebab jerawat. Hindari makanan tinggi gula yang dapat memperparah peradangan pada kulit selama masa PMS ini.
Agar tetap tampil percaya diri sepanjang bulan, Anda perlu melakukan adaptasi kecil pada rutinitas harian. Jangan memaksakan satu produk untuk semua kondisi. Saat kulit kering di awal siklus, beri nutrisi lebih. Saat kulit berminyak menjelang akhir siklus, fokuslah pada pembersihan dan kontrol minyak.
Konsistensi adalah kunci, namun fleksibilitas adalah rahasia kecantikan yang jarang dibagikan. Dengan mengenali ritme tubuh sendiri, Anda tidak perlu lagi merasa panik saat jerawat muncul tiba-tiba. Anda sudah tahu penyebabnya, dan Anda sudah siap dengan solusinya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media