Fashion . 07/01/2026, 16:45 WIB
Penulis : Tuahta Aldo | Editor : Tuahta Aldo
Coach memperhatikan detail hingga ke aksesoris logam. Zipper, gesper, dan kancing pada tas asli terasa berat dan solid.
Biasanya terdapat ukiran logo “COACH” yang tajam dan jelas, bukan cetakan buram.
Ritsleting tas Coach juga terkenal mulus, karena menggunakan vendor ritsleting ternama. Berbeda dengan tas palsu yang logamnya ringan, mudah tergores, bahkan rawan berkarat, dengan ritsleting yang sering macet.
5. Story Patch dan Nomor Seri Tidak Bisa Dipalsukan Sembarangan
Hampir semua tas Coach asli, memiliki story patch atau credo patch di bagian dalam. Patch ini berisi nilai-nilai Coach dan nomor seri unik yang diawali dengan tulisan “No.”, bukan “Number”.
Meski sering ditiru, patch pada tas palsu biasanya terlihat kurang rapi. Nomor seri bisa terlalu pendek, salah format, atau tidak sesuai dengan standar Coach. Kesalahan ejaan pada teks credo juga jadi tanda kuat barang tiruan.
6. Logo “C” dan Lining Jadi Detail Penentu
Pada model signature, logo “C” Coach tampil simetris, presisi, dan rapi. Logo ini bukan sekadar pola asal cetak.
Lapisan dalam (lining) tas asli juga dibuat dari bahan berkualitas seperti katun tebal, satin, atau suede yang lembut, serta terpasang rapi tanpa menggelembung.
Sebaliknya, tas palsu sering menampilkan logo “C” yang miring atau tidak sejajar. Lining-nya pun tipis, kasar, terlalu mengkilap, bahkan ada yang tidak menggunakan lapisan sama sekali.
Membeli tas Coach bukan hanya soal gaya, tapi juga investasi fashion. Dengan mengenali detail-detail di atas, kamu bisa lebih percaya diri saat memilih dan terhindar dari produk palsu yang merugikan.
Lebih aman lagi, belilah tas Coach di toko resmi atau penjual terpercaya agar kualitas dan keasliannya terjamin.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media