Kuliner . 13/01/2026, 18:12 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Jika ingin ketupat bertahan lebih lama, kulkas menjadi pilihan paling aman. Bungkus ketupat dengan plastik bersih atau simpan dalam wadah tertutup agar tidak menyerap bau dari makanan lain. Suhu dingin membantu memperlambat pertumbuhan bakteri, sehingga metode ini sering dianggap cara menyimpan ketupat paling praktis saat Lebaran.
Ketupat yang lembap berisiko menjadi berlendir dan berbau asam. Sebelum disimpan, pastikan permukaannya benar-benar kering. Jika masih terasa basah, lap bagian luar ketupat menggunakan tisu dapur bersih. Langkah sederhana ini sangat menentukan keberhasilan cara menyimpan ketupat agar tetap awet.
Sebelum dikonsumsi, ketupat sebaiknya dipanaskan kembali agar teksturnya kembali kenyal dan rasanya lebih nikmat. Proses pemanasan juga membantu membunuh bakteri yang mungkin muncul selama penyimpanan. Ketupat bisa dikukus, dipanaskan di rice cooker, atau microwave hingga panas merata.
Ketupat bukan sekadar pelengkap hidangan, tetapi bagian penting dari tradisi Lebaran yang sarat makna.
Dengan menerapkan cara menyimpan ketupat yang tepat, Anda dapat menjaga kualitas, rasa, dan keamanan makanan bagi seluruh keluarga.
Penyimpanan yang benar akan membuat ketupat lebih awet, tidak mudah basi, dan tetap layak dinikmati hingga beberapa hari setelah Lebaran.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media