Religi . 23/02/2026, 09:57 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
Murtad atau keluar dari agama Islam.
Jika kita melihat daftar di atas, menangis sama sekali tidak tercantum sebagai pembatal puasa. Hal ini karena mata bukan merupakan bagian dari saluran pencernaan atau rongga tubuh yang memiliki akses langsung ke tenggorokan.
Alasan Medis dan Fikih: Mata Bukan Bagian dari Jauf
Mengapa menangis tidak dianggap membatalkan? Penjelasannya terletak pada anatomi lubang tubuh dalam perspektif fikih. Para ulama menegaskan bahwa mata tidak termasuk dalam kategori jauf (rongga bagian dalam). Selain itu, tidak ada saluran langsung dari mata yang mampu menghantarkan benda padat atau cair menuju tenggorokan layaknya hidung atau mulut.
Syekh Abu Zakaria Yahya bin Syaraf an-Nawawi dalam kitab Rawdah at-Thalibin memberikan penegasan terkait hal ini:
فرع لا بأس بالاكتحال للصائم، سواء وجد في حلقه منه طعما، أم لا، لان العين ليست بجوف، ولا منفذ منها إلى الحلق
"Tidak dipermasalahkan bagi orang yang berpuasa untuk memakai celak, baik ia merasakan rasa celak tersebut di tenggorokannya maupun tidak. Sebab, mata tidak termasuk jauf dan tidak ada jalan dari mata menuju tenggorokan."
Logika yang sama berlaku bagi air mata. Karena mata tidak memiliki akses terbuka ke sistem pencernaan, maka keluarnya air mata atau keberadaan cairan di area mata tidak akan merusak keabsahan puasa.
Kondisi yang Bisa Membatalkan Puasa saat Menangis
Meski menangis pada dasarnya diperbolehkan, Anda tetap harus waspada terhadap situasi tertentu. Puasa bisa berubah menjadi batal apabila air mata yang keluar mengalir ke area wajah, masuk ke dalam mulut, bercampur dengan air liur, dan kemudian tertelan secara sengaja ke dalam tenggorokan.
Dalam kondisi ini, yang membatalkan puasa bukanlah aktivitas "menangisnya", melainkan aktivitas "menelan cairan (air mata)" tersebut. Air mata yang sudah keluar dari mata dan masuk ke mulut statusnya sama dengan benda asing atau minuman. Jika seseorang menelannya dengan sadar, maka puasanya otomatis gugur.
Oleh karena itu, jika Anda menangis saat berpuasa, segera usap air mata Anda dan pastikan tidak ada cairan yang masuk ke dalam rongga mulut untuk menjaga kesempurnaan ibadah.(*).
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media