Trend . 25/02/2026, 10:45 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Kombinasi protein, lemak, dan serat menjadikan selai kacang sumber energi lambat yang mendukung stamina.
Studi Appetite (2013) menunjukkan konsumsi kacang meningkatkan rasa kenyang dan energi stabil dibandingkan camilan tinggi gula.
Serat dalam selai kacang mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus, meningkatkan metabolisme dan sistem kekebalan tubuh.
Penelitian Journal of Nutritional Biochemistry (2017) menemukan kacang tanah dapat memperbaiki mikrobiota usus.
Selai kacang bukan hanya camilan lezat, tetapi juga sumber nutrisi yang dapat memberikan manfaat kesehatan nyata.
Konsumsi secukupnya, terutama versi tanpa tambahan gula atau minyak terhidrogenasi, dapat membantu menjaga kesehatan jantung, gula darah, berat badan, fungsi otak, tulang, kulit, dan sistem pencernaan.
Bukti ilmiah modern menunjukkan bahwa selai kacang adalah pilihan cerdas untuk melengkapi pola makan sehat.
American Journal of Clinical Nutrition, 2009 & 2012
Diabetes Care, 2011
Journal of Nutrition, 2003
Nutrition Research, 2015
Neurology, 2014
Journal of Bone and Mineral Research, 2010
Dermato-Endocrinology, 2012
Appetite, 2013
Journal of Nutritional Biochemistry, 2017
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media