Trend . 15/03/2026, 10:54 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Pertama, batasi konsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah dan jeroan. Kedua, perbanyak konsumsi sayur dan buah yang rendah purin. Ketiga, minum air putih yang cukup untuk membantu tubuh membuang asam urat melalui urin.
Selain itu, hindari makan berlebihan dalam satu waktu. Makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering dapat membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik.
Seorang ahli kesehatan dari American College of Rheumatology pernah menyatakan bahwa pengendalian pola makan merupakan langkah penting dalam mencegah serangan asam urat. Dalam praktik medis modern, perubahan gaya hidup sering menjadi terapi awal sebelum penggunaan obat.
Hidangan Lebaran memang menggoda dan sulit untuk ditolak. Namun bagi penderita asam urat, beberapa menu seperti rendang, jeroan, opor bersantan, gorengan, dan minuman manis perlu dibatasi agar tidak memicu peningkatan kadar asam urat.
Pengetahuan tentang kandungan purin dalam makanan serta pengaturan pola makan menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan sendi. Ilmu kedokteran modern juga menegaskan bahwa perubahan gaya hidup, termasuk pola makan yang lebih seimbang, merupakan bagian penting dalam pencegahan serangan asam urat.
Dengan memilih makanan secara bijak dan mengontrol porsi, momen Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa harus khawatir dengan kambuhnya nyeri sendi.
Referensi:
Gout and Hyperuricemia – American College of Rheumatology
Dietary Factors and Risk of Gout – The New England Journal of Medicine
Purine Metabolism and Gout – Nature Reviews Rheumatology
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media