Trend . 12/08/2026, 07:25 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Gerhana Matahari Total akan terjadi hari ini, Rabu, 12 Agustus 2026. Namun, ada kabar yang perlu diketahui masyarakat Indonesia. Fenomena astronomis langka tersebut tidak dapat diamati secara langsung dari wilayah Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan jalur lintasan Gerhana Matahari Total tidak melewati wilayah Nusantara. Selain itu, fenomena tersebut berlangsung ketika Indonesia berada dalam waktu malam hari.
Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, menjelaskan jalur Gerhana Matahari Total melewati sejumlah wilayah di dunia. Masyarakat di kawasan Eropa, Rusia bagian utara, Afrika bagian barat laut, serta Amerika Utara berkesempatan menyaksikan fenomena astronomis tersebut secara langsung.
Sementara itu, Indonesia berada di luar jalur lintasan gerhana. Kondisi tersebut membuat masyarakat di Tanah Air tidak dapat menikmati pemandangan Gerhana Matahari Total secara langsung dari lokasi masing-masing.
Masyarakat Indonesia tidak perlu sepenuhnya kecewa. BMKG menyebut masyarakat yang ingin mengikuti Gerhana Matahari Total tetap bisa menyaksikannya melalui kanal resmi NASA.
"Untuk masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan peristiwa Gerhana Matahari Total dapat mengikutinya melalui kanal resmi NASA," kata Ayu dalam keterangan tertulis BMKG, Senin 10 Agustus 2026.
NASA akan menyiarkan fenomena tersebut secara langsung mulai 13.15 EDT pada 12 Agustus, atau 13 Agustus pukul 00.15 WIB.
Siaran langsung tersebut dapat diakses melalui laman resmi NASA di https://www.nasa.gov/live.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media