Trend . 21/09/2026, 16:00 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
Mulsa merupakan salah satu elemen sederhana yang dapat membantu taman menjadi lebih efisien.
Bahan organik seperti serpihan kayu, daun kering tertentu, atau material organik lain dapat digunakan untuk menutup permukaan tanah di sekitar tanaman.
Menurut EPA WaterSense, mulsa dapat membantu mengurangi penguapan air dari tanah, menghambat pertumbuhan gulma, mengurangi erosi, dan membantu menjaga suhu tanah.
Dengan kelembapan yang bertahan lebih lama, kebutuhan penyiraman juga dapat berkurang. Dalam jangka panjang, hal tersebut dapat membantu menghemat penggunaan air sekaligus mengurangi pekerjaan merawat taman.
Tidak ada kewajiban menyelesaikan taman belakang dalam satu waktu.
Jika anggaran terbatas, pembangunan justru lebih aman dilakukan secara bertahap. Mulailah dengan membersihkan halaman dan memperbaiki tanah.
Tahap berikutnya dapat digunakan untuk membeli tanaman utama. Setelah itu, tambahkan jalur pijakan, tempat duduk, lampu taman, atau dekorasi ketika anggaran tersedia.
Cara ini juga memberikan kesempatan untuk melihat perkembangan taman sebelum menambahkan elemen baru.
Terkadang setelah tanaman tumbuh besar, ruang yang sebelumnya terlihat kosong akan terisi secara alami sehingga pemilik rumah tidak perlu membeli terlalu banyak dekorasi.
Menghemat biaya bukan berarti mengabaikan bagian dasar taman.
Tanah dan drainase justru penting karena berhubungan langsung dengan kesehatan tanaman. Tanaman mahal sekalipun dapat mati jika akarnya terus-menerus terendam air atau tanah terlalu padat.
Tanah yang sehat mampu menyimpan air sekaligus memungkinkan kelebihan air meresap dengan baik. EPA menjelaskan bahwa kondisi tanah yang baik dapat mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus meningkatkan infiltrasi air.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media