Kuliner . 08/09/2026, 13:30 WIB

Cara Memasak Cumi Balado agar Empuk dan Bumbunya Meresap

Penulis : Makruf  |  Editor : Makruf

Setelah cumi tercampur dengan balado, diamkan hidangan selama beberapa menit sebelum disajikan. Selama waktu tersebut, sambal akan semakin melekat pada permukaan cumi. Cara ini lebih aman daripada terus memasaknya hingga bumbu dianggap meresap.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Kesalahan paling umum adalah memasukkan cumi ketika bumbu masih mentah. Cumi akhirnya harus dimasak lebih lama bersama sambal sehingga teksturnya berubah menjadi keras.

Kesalahan berikutnya adalah tidak mengeringkan cumi setelah dicuci. Air yang terbawa ke dalam wajan akan bercampur dengan cairan alami dari daging cumi. Sambal pun menjadi encer dan sulit menempel.

Menambahkan garam terlalu banyak sejak awal juga perlu dihindari. Ketika cairan dari cumi menguap, rasa asin dalam hidangan akan menjadi semakin kuat. Gunakan garam secukupnya, kemudian lakukan penyesuaian rasa sebelum cumi dimasukkan.

Cumi beku juga tidak sebaiknya langsung dimasak dalam keadaan masih mengandung es. Cairkan di dalam lemari pendingin, tiriskan, lalu keringkan. Mencairkan makanan laut pada suhu ruang terlalu lama dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.

Perhatikan Keamanan Pangan

Selain mengejar tekstur yang empuk, keamanan pangan tetap perlu diperhatikan. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyarankan makanan laut dimasak hingga suhu internal sekitar 63 derajat Celsius. Daging cumi yang matang umumnya berubah menjadi putih buram dan tidak lagi tampak transparan.

Cumi mentah harus disimpan di lemari pendingin dan dipisahkan dari makanan matang. Pisau serta talenan yang digunakan untuk membersihkan cumi juga perlu dicuci sebelum digunakan untuk memotong bahan lain. Kebiasaan sederhana ini membantu mencegah kontaminasi silang.

Sisa cumi balado sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang. Simpan di dalam wadah tertutup di lemari pendingin setelah suhunya turun. Saat akan dimakan kembali, panaskan seperlunya. Pemanasan berulang dapat membuat tekstur cumi menjadi semakin keras.

Penutup

Cara memasak cumi balado agar empuk tidak bergantung pada banyaknya bahan tambahan, melainkan pada pengendalian panas dan waktu. Bumbu harus ditumis hingga benar-benar matang, sedangkan cumi cukup dimasak dengan cepat menggunakan api besar. Permukaan cumi juga perlu dikeringkan supaya sambal dapat menempel dan tidak berubah menjadi encer.

Pengetahuan modern mengenai perubahan protein akibat panas menjelaskan mengapa cumi yang dimasak dalam durasi tanggung cenderung menjadi alot. Serat otot akan berkontraksi ketika terkena panas, sehingga proses memasak harus dihentikan sebelum teksturnya mengeras. Dengan menerapkan prinsip tersebut, cumi balado dapat tetap empuk, tidak amis, dan terlapisi bumbu pedas yang kaya rasa.

Referensi:

Food Safety at Home: Safe Cooking Temperatures, U.S. Food and Drug Administration

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com