Kuliner . 18/08/2026, 13:08 WIB
Penulis : Makruf | Editor : Makruf
fin.co.id - Pisang goreng crispy memang paling enak ketika lapisan luarnya renyah dan bagian dalamnya tetap lembut. Sayangnya, tekstur tersebut sering hanya bertahan sebentar. Setelah beberapa menit, pisang goreng yang tadinya garing bisa berubah menjadi lembek.
Masalahnya bukan sekadar salah memilih tepung. Kadar air, komposisi adonan, suhu minyak, jumlah pisang yang digoreng, hingga cara meniriskannya ikut menentukan apakah lapisan pisang goreng akan tetap renyah atau cepat melempem.
Salah satu rahasianya adalah menggunakan sebagian tepung beras dalam adonan. Menurut Harold McGee dalam On Food and Cooking, tepung beras tidak membentuk gluten seperti tepung terigu dan menyerap lebih sedikit kelembapan serta lemak. Karena itu, adonan yang mengandung proporsi tepung beras cukup banyak dapat menghasilkan lapisan gorengan yang lebih kering dan renyah.
Untuk membuat sekitar 10 sampai 12 buah pisang, siapkan:
10 sampai 12 buah pisang kepok atau pisang uli
100 gram tepung terigu
50 gram tepung beras
1 sendok makan gula pasir
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh baking powder
Sekitar 150 ml air dingin
Minyak goreng secukupnya
Jumlah air dapat disesuaikan dengan kondisi adonan. Jangan langsung memasukkan seluruh air karena adonan yang terlalu encer atau terlalu kental sama-sama dapat memengaruhi hasil akhir.
Gunakan pisang yang sudah matang agar rasanya manis, tetapi teksturnya masih cukup padat.
Pisang yang terlalu matang dan lembek lebih sulit dilapisi adonan dengan rapi. Selain itu, pisang sendiri mengandung air yang akan berubah menjadi uap ketika terkena panas.
Tujuan menggoreng adalah membuat permukaan lapisan adonan cukup kering dan renyah, sementara bagian dalam pisang tetap lembut.
Tepung terigu tetap diperlukan karena gluten membantu adonan menempel dan memberikan struktur. Namun, terlalu banyak tepung terigu dapat menghasilkan lapisan yang lebih alot atau kenyal.
McGee menjelaskan bahwa gluten pada tepung terigu dapat menyerap kelembapan dan lemak, sementara tepung beras tidak membentuk gluten. Karena itu, penggunaan tepung beras dalam adonan dapat membantu menghasilkan lapisan yang lebih kering dan crispy.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media